- makna akhiran -i yaitu mempunyai sifat. akhiran -i ditulis pada kata dasar yang huruf akhirnya berupa huruf konsonan. contoh: abadi, hewani, alami, nabati
- makna akhiran -wi juga bermakna mempunyai sifat. cuma bedanya, pada kata dasar yang huruf akhirnya berupa huruf vokal. contoh: ragawi, manusiawi, duniawi, surgawi
- makna akhiran -iah yaitu mempunyai sifat ke.....an. contoh: alamiah, lahiriah, jasmaniah
Senin, 28 Juni 2010
Akhiran -i, -wi, -iah
Akhiran -i, -wi dan -iah berasal dari bahasa Arab
Kebenaran Al-Quran
dalam surat Ar-ruum disebutkan: "Bangsa Romawi telah dikalahkan(2) di negeri yang terdekat, dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang(3) dalam beberapa tahun (lagi). bagi Allahlah urusan sebelum dan sesudah mereka menang. dan pada hari (kemenangan bangsa Romawi) itu, bergembiralah orang-orang yang beriman(4)
bangsa Romawi,pada saat ayat ini diturunkan, adalah suatu bangsa beragama Nasrani yang memiliki kitab suci. dan bangsa persia adalah bangsa beragama majusi yang menyembah api. kedua bangsa itu berperang. suriah dan palestina yang menjadi jajahan Romawi timur, dikalahkan oleh bangsa persia. kekalahan bangsa romawi menimbulkan kegembiraan pada orang musyrik mekah karena mereka berpihak pada bangsa persia. sedangkan kaum muslimin berdukacita. kemudian turunlah ayat ini yang mengabarkan bahwa bangsa romawi akan menang dalam masa beberapa tahun lagi. hal ini benar-benar terjadi. bangsa romawi menang dan bangsa persia kalah.
bangsa Romawi,pada saat ayat ini diturunkan, adalah suatu bangsa beragama Nasrani yang memiliki kitab suci. dan bangsa persia adalah bangsa beragama majusi yang menyembah api. kedua bangsa itu berperang. suriah dan palestina yang menjadi jajahan Romawi timur, dikalahkan oleh bangsa persia. kekalahan bangsa romawi menimbulkan kegembiraan pada orang musyrik mekah karena mereka berpihak pada bangsa persia. sedangkan kaum muslimin berdukacita. kemudian turunlah ayat ini yang mengabarkan bahwa bangsa romawi akan menang dalam masa beberapa tahun lagi. hal ini benar-benar terjadi. bangsa romawi menang dan bangsa persia kalah.
penulisan partikel "di" yang benar
Partikel "di" dalam Bahasa Indonesia punya dua jabatan:
1. Sebagai kata depan
2. Sebagai awalan
1. Sebagai kata depan
- hukum pertama, penulisannya dipisah
- hukum kedua, keterangan tempat. jadi biasanya diikuti kata benda
- contoh:di jalan, di Jakarta, di sekolah, di lapangan, di samping, di dalam,
2. Sebagai awalan
- hukum pertama, penulisannya disambung
- hukum kedua, diikuti oleh kata selain kata benda, misalnya kata kerja
- contoh: diperbaiki, dimaklumi,diterima, ditolak, dijalankan, diminta, dipukul
Langganan:
Postingan (Atom)