Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Senin, 09 April 2012
Minggu, 04 Desember 2011
Bentuk kromoson berdasarkan letak sentromer
1.
Metasentris: sentromer terletak di tengah sehingga
lengan kromosom tampak terlihat sama panjang.
2.
Submetasentris:
sentromer terletak agak di tengah sehingga lengan tidak sama panjang
3.
Akrosentris: sentromer terletak di dekat ujung
kromosom, dan berbentuk lurus
4.
Telosentris: sentromer terletak di ujung kromosom
Perbedaan antara DNA dan RNA
1.
Bentuk
DNA: rantai ganda / double helix
RNA: rantai tunggal
2.
Letak
DNA: nukleus
RNA: nukleus, sitoplasma, ribosom
3.
Basa Nitrogen
DNA: adenin, guanin, sitosin, timin
RNA: adenin, guanin, sitosin, urasil
4.
Gula
DNA: dioksiribosa / pentosa
RNA: ribosa
5.
Fungsi
DNA: pewarisan sifat, sintesa protein
RNA: sintesa protein
6.
Kadar
DNA: tetap, tidak terpengaruh oleh sintesa protein
RNA:
berubah-ubah tergantung adanya sintesa protein
TIGA HIPOTESIS REPLIKASI DNA
1.
Konservatif: pita Double Helix tetap, langsung
membentuk pita baru
2.
Semi konservatif: pita Double Helix saling
memisahkan diri, kemudian masing-masing pita membentuk pita pasangannya
3.
Dispersif: pita Double Helix terputus-putus
kemudian masing-masing segmen membentuk segman baru yang bergabung dengan
segmen lama
Rabu, 20 April 2011
Minggu, 10 April 2011
Sabtu, 22 Januari 2011
Gerak Nasti
Nasti adalah gerak pada bagian tumbuhan sebagai reaksi terhadap rangsang dari luar. Namun, arah dan pola geraknya tidak dipengaruhi oleh arah rangsang tapi ditentukan oleh struktur tumbuhan tersebut. Gerak nasti ditimbulkan oleh perubahan tekanan turgor (yaitu suatu keadaan sel yang mengembang karena penyerapan air oleh sitoplasma dan rongga sel) dalam suatu jaringan tumbuhan. Macam-macam gerak nasti berdasarkan jenis rangsang yang memengaruhinya:
1. Fotonasti
Gerak tumbuhan akibat pengaruh cahaya. Contoh: gerak mekar dan kuncupnya bunga bisah
2. Termonasti
Gerak tumbuhan karena pengaruh perubahan suhu. Contoh: gerak mekar dan kuncupnya bunga tulip
3. Seismonasti
Gerak tumbuhan karena pengaruh sentuhan/getaran. Contoh: gerakan membuka dan menutup pada daun putri malu
4. Niktinasti
Gerakan tumbuhan karena pengaruh gelap
5. Kemonasti
Gerak tumbuhan karena pengaruh senyawa kimia
1. Fotonasti
Gerak tumbuhan akibat pengaruh cahaya. Contoh: gerak mekar dan kuncupnya bunga bisah
2. Termonasti
Gerak tumbuhan karena pengaruh perubahan suhu. Contoh: gerak mekar dan kuncupnya bunga tulip
3. Seismonasti
Gerak tumbuhan karena pengaruh sentuhan/getaran. Contoh: gerakan membuka dan menutup pada daun putri malu
4. Niktinasti
Gerakan tumbuhan karena pengaruh gelap
5. Kemonasti
Gerak tumbuhan karena pengaruh senyawa kimia
Jumat, 21 Januari 2011
Tropisme
Tropisme / gerak tropi adalah gerak pada bagian tumbuhan yang menuju atau menjauhi rangsang. Gerak menuju arah rangsang dinamakan tropisme positif. Dan gerak menjauhi rangsang dinamakan tropisme negatif. Macam-macam gerak tropi berdasarkan rangsang yang memengaruhi:
1. Geotropisme
Gerak yang terjadi karena pengaruh gaya tarik bumi. Contoh: gerak tumbuh akar menuju ke arah gravitasi bumi (geotropisme positif)
2. Hidrotropisme
Gerak yang terjadi karena pengaruh air. Contoh: gerak tumbuh akar menuju ke tempat berair
3. Fototropisme
Gerak yang terjadi karena pengaruh cahaya. Contoh: gerak tumbuh ujung batang tanaman menuju ke arah cahaya
4. Tigmotropisme
Gerak yang terjadi karena pengaruh sentuhan/persinggungan. Contoh: sulur tanaman yang melilit batang/kayu
1. Geotropisme
Gerak yang terjadi karena pengaruh gaya tarik bumi. Contoh: gerak tumbuh akar menuju ke arah gravitasi bumi (geotropisme positif)
2. Hidrotropisme
Gerak yang terjadi karena pengaruh air. Contoh: gerak tumbuh akar menuju ke tempat berair
3. Fototropisme
Gerak yang terjadi karena pengaruh cahaya. Contoh: gerak tumbuh ujung batang tanaman menuju ke arah cahaya
4. Tigmotropisme
Gerak yang terjadi karena pengaruh sentuhan/persinggungan. Contoh: sulur tanaman yang melilit batang/kayu
Rabu, 19 Januari 2011
Struktur Tubuh Bakteri
1. Dinding Sel
Tersusun atas mukopolisakarida dan peptidoglikan (murein), yaitu susunan yang terdiri dari polimer besar dan terbuat dari N - asetil glukosamin dan asam N - asetil muramat yang saling berikatan silang dengan ikatan kovalen.
2. Kapsul
Adalah selaput licin terdiri dari polisakarida, terletak di luar dinding sel. Berfungsi untuk mempertahankan diri dari antitoksin yang dihasilkan sel inang.
3. Flagel (cambuk getar)
Melekat pada membran luar dinding sel yang berfungsi untuk bergerak.
-->monotrik (bakteri yang memiliki 1 flagel pada satu ujungnya)
-->lopotrik (bakteri yang pada satu ujungnya memiliki lebih dari satu flagel
-->ampitrik (bakteri yang pada kedua ujungnya hanya ada 1 flagel)
-->peritrik (bakteri yang memiliki flagel pada seluruh tubuhnya)
-->atrik (bakteri yang tidak mempunyai flagel
4. Membran Sel
Tersusun dari lemak dan protein, bersifat semi permeabel dan berfungsi untuk mengatur keluar masuknya zat ke dalam sel
5. Mesosom
Berfungsi sebagai tempat pemisahan 2 molekul DNA
6. Sitoplasma
Tempat berlangsungnya reaksi metabolik
7. DNA
Mengontrol sintesis protein dan pembawaan sifat
8. Ribosom
Tempat sintesis protein yang tersusun atas protein dan RNA
Tersusun atas mukopolisakarida dan peptidoglikan (murein), yaitu susunan yang terdiri dari polimer besar dan terbuat dari N - asetil glukosamin dan asam N - asetil muramat yang saling berikatan silang dengan ikatan kovalen.
2. Kapsul
Adalah selaput licin terdiri dari polisakarida, terletak di luar dinding sel. Berfungsi untuk mempertahankan diri dari antitoksin yang dihasilkan sel inang.
3. Flagel (cambuk getar)
Melekat pada membran luar dinding sel yang berfungsi untuk bergerak.
-->monotrik (bakteri yang memiliki 1 flagel pada satu ujungnya)
-->lopotrik (bakteri yang pada satu ujungnya memiliki lebih dari satu flagel
-->ampitrik (bakteri yang pada kedua ujungnya hanya ada 1 flagel)
-->peritrik (bakteri yang memiliki flagel pada seluruh tubuhnya)
-->atrik (bakteri yang tidak mempunyai flagel
4. Membran Sel
Tersusun dari lemak dan protein, bersifat semi permeabel dan berfungsi untuk mengatur keluar masuknya zat ke dalam sel
5. Mesosom
Berfungsi sebagai tempat pemisahan 2 molekul DNA
6. Sitoplasma
Tempat berlangsungnya reaksi metabolik
7. DNA
Mengontrol sintesis protein dan pembawaan sifat
8. Ribosom
Tempat sintesis protein yang tersusun atas protein dan RNA
Langganan:
Postingan (Atom)


